Langsung ke konten utama

Berawal dari "Friendly", Berakhir Jadi Psikopat: Catatan Gelap dari Kasus UIN Suska Riau

Oleh: Wildan Salsabila Lubis Pagi-pagi buta hatiku tergerak untuk menulis kasus mahasiswa di UIN Suska Riau, kebetulan aku lagi di Riau. Sedari awal kasus ini hadir di publik, video kejadian beredar dimana-mana. Aku berusaha untuk menahan diri, teringat dulu pesan dari dosen kami, beliau dosen mantiq namanya ustad hidayatullah. Setiap mengakhiri sesi di kelas beliau selalu berpesan, sebagai akademisi atau peneliti, tahan-tahan dirimu untuk mengambil kesimpulan, sabar-sabarkan hatimu membaca fakta, karena pada akhirnya kebenaran selalu hadir diwaktu yang tepat. Aku rasa ini waktunya yang tepat untuk mengambil kesimpulan, kendatipun nanti menunggu keterangan dari dua pasangan ini.  Menelaah psikologi rehan yang jatuh cinta, anak yang introvert dapat afeksi, sebelumnya belum pernah dapat sensasi itu dari perempuan, ujungnya penolakan berubah jadi yandere, hilangnya rasionalitas. Belakangan ini, lini masa media sosialku cukup ramai dengan sebuah kasus yang sedang hangat dari UIN Suska ...

Nasehat Dari Ayah

 



Yang selama ini kita anggap gagal itu sebenarnya rencana kita, pertanyaannya apakah rencana kita memang yang terbaik untuk masa depan ? siapa yang tahu ? , bisa jadi yang tidak kita rencanakan jauh lebih baik. Jadi yang gagal itu hanya rencana kita, bukan masa depan.

 

Dulu kita berangkat diwaktu yang sama, tapi dari tempat yang berbeda, dengan kondisi yang berbeda, melalui jalan yang berbeda, menghadapi rintangan yang berbeda, dengan bekal yang berbeda, dengan kekuatan yang berbeda.

Akhirnya... sebagian sudah sampai duluan, sebagian lagi baru tiba belakangan, dan sebagiannya lagi mungkin belum separuh perjalanan, tidak apa-apa, yang penting sudah berangkat, karena siapa yang berangkat, dia pasti kemungkinan untuk sampai, yang tidak berangkat jelas tidak punya kemungkinan itu.

Di fase pertama kamu sangat money oriented, kamu begitu meyakini jika kamu punya banyak uang, maka hidupmu tidak akan ada masalah, lalu difase berikutnya kamu mulai menyadari bahwa uang bukan benar-benar segalanya, banyak masalah yang tidak disebabkan oleh uang, dan tidak bisa diselesaikan dengan uang.

Bahkan untuk menikmati uang masih membutuhkan hal-hal lain, misalnya kesehatan, lalu difase berikutnya kamu akan sampai pada kesadaran bahwa jika tidak diperuntukan buatmu, sekeras apapun kamu mengejar, tidak akan pernah menjadi milikmu, tapi jika memang diperuntukan buatmu kamu tidak akan pernah bisa lari darinya.

Kamu sedang punya banyak uang, hatimu senang, pikiranmu tenang, wajahmu berbinar-binar, lalu dari situ semangatmu jadi berkobar-kobar, pertanyaannya dimana istimewanya coba ?

Anak kecil juga bisa, padahal semangatmu itu justru lebih dibutuhkan ketika kamu misalnya sedang tidak punya banyak uang, semangatmu itu diukur dan dinilai ketika kamu sedang tidak baik-baik saja, karena disitulah sebenarnya mentalmu diuji

 

Hari esok adalah milik tuhan, hari ini adalah milik kita, pikirkan apa hal terbaik yang bisa kita kerjakan, lakukan itu hari demi hari, selanjutnya biarlah alam semesta dan penciptanya yang menilai, dan apapun hasilnya jangan sakit hati

Kopi dan gula itu komposisi yang sempurna, ada manis ada pahit, hampir semua orang suka, kopi tanpa gula itu hanya ada pahit . tidak ada manis-manisnya, tapi masih ada yang suka, yang sedikit aneh , air gula hanya ada manis, tidak ada pahit-pahitnya, tapi hampir semua orang tidak suka.

Berbahagialah bukan karena sesuatu berjalan dengan baik, tapi lebih karena kamu mampu melihat hal-hal baik dari segala sesuatu, tapi ini hanya mudah di ucapkan , susah dipraktekan, tapi bisa dilakukan.

Kegagalan memang menyakitkan, tapi percayalah, tidak mematikan, tapi kehilangan semangat itu bisa seperti kiamat, karena hanya dengan semangat hari-hari yan kita jalani ini hangat, jadi dengan apapun caranya semangat harus tetap dalam kondisi terawat. Perjalanan boleh naik turun, jatuh bangun, tapi semangat harus tetap kuat.

 

Kedewasaan dan kematangan di level tertinggi itu gambarannya seperti ini, kamu punya kesempatan dan kekuasaan untuk membalas, meremukkan, bahkan menghancurkan, orang yang menurutmu sudah menyakitimu.

Tapi  kamu memilih diam, tersenyum lalu pergi, membiarkannya hidup dengan tenang, karena kamu sadar urusan mu dengannya sudah selesai, kamu benar-benar ingin dia keluar dari kehidupannmu, dan tidak pernah mengizinkannya masuk lagi, dan mengganggu hari-harimu, ini mudah di omongkan, susah dipraktekan, tapi bisa dilakukan.

Yang pertama tetaplah rendah hati, seberapapun tingi posisi yang sudah kamu capai, yang kedua, tetaplah berbesar hati, meskipun nasib baik sedang tidak menghampiri, yang ketiga jangan berkecil hati, meskipun teman-temanmu sudah ada ditempat yang lebih tinggi karena setiap orang punya garis waktunya sendiri-sendiri.

 

Yang paling menakjubkan dari kehidupan itu, misterinya. Ketidaktahuan kita akan teka-teki masa depan, yang hanya bisa kita imajinasikan, kadang-kadang suka memberi kejutan, baik kejutan yang menyenangkan, atau yang mengenaskan.

 

Pada titik tertentu, putus asa itu manusiawi, tidak apa-apa, boleh-boleh saja, tapi jangan lama-lama, karena itu bisa jadi bencana, jadi harus segera menemukan asa yang baru, harapan yang baru, karena harapan barulah yang akan membakar semangatmu. Harapan barulah yang akan menghangatkan jiwamu.

 

Yang namanya impian itu sesuatu yang kita bahkan belum tahu sama sekali cara untuk mencapainya, kalau kita sudah tau caranya, itu sudah bukan impian, itu sudah planning atau rencana.

Jadi  tetap saja yakin, lakukan dan pelajari apapun yang positif dan bermanfaat, nanti seiring perjalanan dan bertambahnya pengalaman, intuisimu akan menemukan satu persatu kunci pintu menuju kesana, tapi ingat ini tidak mudah, kita sering digoda untuk menyerah,

Level tertinggi dari kehidupan seseorang adalah, ketika ia bisa menerima dengan ikhlas dan lapang dada, apapun yang terjadi dalam hidupnya, berat ringannya, senang susahnya, kemudahan dan kesulitannya, jatuh dan bangunnya, bagaimana caranya ? , selalu cari dan lihat sisi baik dari semua peristiwa, karena dalam peristiwa paling buruk sekalipun, selalu menyisakan sisi baik .

 

Selalu awali harimu dengan gembira, karena itu menentukan harimu selanjutnya, dan percayalah, rezeki akan lebih mudah datang kepada hati yang bersuka cita.

 

Jika belum ada aktifitas produktif yang menghasilkan uang, setidaknya lakukan hal positif yang menghasilkan kebaikan.

 

Coba kamu ingat-ingat, sudah berapa kali kamu mengalami kecemasan hebat, tapi seiring waktu semuanya berlalu, ternyata kamu tetap baik-baik saja, ternyata kamu bisa melewatinya.

 

Waktu akan mempertemukan kita dengan berbagai masalah, percayalah waktu juga yang akan menyelesaikannya, jadi kalo kamu belum menemukan jalan keluar, mungkin memang belum waktunya, bersabarlah, tetaplah  berpikir, sambil menunggu waktu itu tiba.

 

Sudah melakukan banyak hal dengan serius, terprogram dengan baik, terencana dengan matang, tapi hasilnya jauh dari di ekspektasikan, lama-lama capek, jenuh dan lelah, tapi tetap melangkah.

Cuman kali ini melangkah dengan ala kadarnya, asal-asalan, tapi anehnya dari langkah yang asal-asalan ini melesatkan kita ke tempat yang lebih tinggi, itu namanya keajaiban, bagi orang yang terus melangkah, dan boleh percaya dan boleh tidak, itu banyak terjadi.

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sadtember

  aku merayu tubuhku  agar patuh segera pulang kepada doa - doa panjang  aku merayu tuhan untuk tetap mengelus tulang - belulangku hingga patah sampai kembali ke tanah.  doa tengah malam jangan menjauh meski bohong bolong ompong tak ada yang lebih sialan dari hiruk - pikuk dunia selain hilangnya doa - doa dan keyakinan yang kabur entah ke mana. tubuh tabah menengadah untuk teriakan paling sunyi  aku menjadi rimpuh dan mandi air tubuhku  soal segala rimpang yang tak rampung - rampung hening membuat malam semakin basah tumpah ruah riuh  oleh doa - doa yang sakit yang tak bisa lebih panjang dari isak sudah  telan sajalah !  dunia sudah sialan ingin mengumpat tetapi takut doa ditolak. Rasanya seperti ingin menyerah saja.

Berawal dari "Friendly", Berakhir Jadi Psikopat: Catatan Gelap dari Kasus UIN Suska Riau

Oleh: Wildan Salsabila Lubis Pagi-pagi buta hatiku tergerak untuk menulis kasus mahasiswa di UIN Suska Riau, kebetulan aku lagi di Riau. Sedari awal kasus ini hadir di publik, video kejadian beredar dimana-mana. Aku berusaha untuk menahan diri, teringat dulu pesan dari dosen kami, beliau dosen mantiq namanya ustad hidayatullah. Setiap mengakhiri sesi di kelas beliau selalu berpesan, sebagai akademisi atau peneliti, tahan-tahan dirimu untuk mengambil kesimpulan, sabar-sabarkan hatimu membaca fakta, karena pada akhirnya kebenaran selalu hadir diwaktu yang tepat. Aku rasa ini waktunya yang tepat untuk mengambil kesimpulan, kendatipun nanti menunggu keterangan dari dua pasangan ini.  Menelaah psikologi rehan yang jatuh cinta, anak yang introvert dapat afeksi, sebelumnya belum pernah dapat sensasi itu dari perempuan, ujungnya penolakan berubah jadi yandere, hilangnya rasionalitas. Belakangan ini, lini masa media sosialku cukup ramai dengan sebuah kasus yang sedang hangat dari UIN Suska ...

Siapa Aku ?

Nama ku Wildan Salsabila Lubis . lahir 25 November tahunnya aku lupa . membaca dan menulis hal yang sudah kugemari dari kecil. Buku-buku sejarah dan ilmu pengetahuan di rumah sering kali aku menjumpainya,melihat sampulnya yang menarik,mencoba menarik diriku kedalam tulisan-tulisan sejarah,agama,dan filsafat . Blog ini kutulis juga keluh kesahku, aku menulis apa yang aku baca,apa yang dirasa, apa saja yang ingin aku tulis. Menurutku aku introvert, aku sangat lelah jika dikeramaian,makanya menghadiri pernikahan merupakan sesuatu yang jarang aku lakukan, bersosial secukupnya,berteman juga tidak terlalu banyak. Tidak menyukai keramaian,tapi benci kesepian .  . Bukannya aku anti sosial ya, lebih memilih dan menelaah setiap kepala orang baru yang aku jumpai . aku fresh graduate uin syarif hidayatullah jakarta.  itu saja lain kali aku menulis diriku lebih panjang .