Langsung ke konten utama

Berawal dari "Friendly", Berakhir Jadi Psikopat: Catatan Gelap dari Kasus UIN Suska Riau

Oleh: Wildan Salsabila Lubis Pagi-pagi buta hatiku tergerak untuk menulis kasus mahasiswa di UIN Suska Riau, kebetulan aku lagi di Riau. Sedari awal kasus ini hadir di publik, video kejadian beredar dimana-mana. Aku berusaha untuk menahan diri, teringat dulu pesan dari dosen kami, beliau dosen mantiq namanya ustad hidayatullah. Setiap mengakhiri sesi di kelas beliau selalu berpesan, sebagai akademisi atau peneliti, tahan-tahan dirimu untuk mengambil kesimpulan, sabar-sabarkan hatimu membaca fakta, karena pada akhirnya kebenaran selalu hadir diwaktu yang tepat. Aku rasa ini waktunya yang tepat untuk mengambil kesimpulan, kendatipun nanti menunggu keterangan dari dua pasangan ini.  Menelaah psikologi rehan yang jatuh cinta, anak yang introvert dapat afeksi, sebelumnya belum pernah dapat sensasi itu dari perempuan, ujungnya penolakan berubah jadi yandere, hilangnya rasionalitas. Belakangan ini, lini masa media sosialku cukup ramai dengan sebuah kasus yang sedang hangat dari UIN Suska ...

Filsafat Stoisisme

Filsafat stoa/ stoisisme

Kaisar Romawi Marcus Aurelius. Stoa ( way of live)

Pembeda antara apa yang up to us( tergantung pada kita) dan not up to us (tidak tergantung pada kita)

Soal baik atau buruk itu tergantung dari cara jiwa kita menafsirkannya . Segala sesuatu hidup yang menimpa kita bersifat indifferent (netral saja)


Bahagia ( tidak terganggu)

Ketenangan batin (,peace of mine)

Interpretasi: seni menjelaskan

Representasi : ekspresi



sumpah  harus baca buku filosofi teras itu buku akan menyadarkan kamu, mempengaruhimu, dan membantumu untuk berhenti mikirin hal2 yang sebenernya gaperlu dipikirinn aslii



Judulnya Filosofi Teras. Banyak banget pelajaran dari filosofi stoa yang bisa diambil, contohnya itu selalu mensimulasikan kemungkinan terburuk dalam sebuah situasi supaya kita siap misalkan nanti itu beneran kejadian 


 baca filosofi teras, mungkin maksudnya gini. Tersinggung adalah emosi yang nggak bisa kita kendaliin (pasti setiap ada orang ngomong gaenak, kesinggung tuh otomatis) tapi, ada respon yang bakal keluar. Pertama, ngambek, kesel, ngedumel. Kedua, diem, terus mikir, "hak dia kan-



Perbedaan antara takut stres khawatir/cemas, depresi


Takut kita tahu sumbernya, misalnya takut setan atau takut ujian.

 Kalau cemas berdasarkan definisi itu ga jelas penyebabnya, pokok nya merasa cemas saja.

Karena ada diagnosis"gangguan cemas berlebihan"

Khususnya orang yg dicintai


4 pilar utama dalam filosofi teras (stoisisme)

-kebijaksanaan (wisdom). Kemampuan mengambil keputusan terbaik didalam situasi apapun.

-keadilan (justice) memperlakukan orang lain dengan adil dan jujur

- keberanian (courage) keberanian. Bukan bermakna sempit.

- menahan diri (temperance): disiplin, kesederhanaan, kepantasan, dan kontrol diri. 

 Some thing things are up to us, some things are not up to us-epitetus.

"Dikotomi Kendali"



Kisah menarik dari Stockdale tentara Amerika ketika perang Vietnam Jatuh ditembak kemudian menyelamatkan diri dan ditawan selama 7.5 tahun 4 sel isolasi 15 kali penyiksaan, DNA akhirnya dibebaskan dan cacat permanen pulang dan menulis buku .


Viktor frankl. Keluarganya dibunuh di kamp konsentrasi. Pulang dan menulis buku yang berjudul mans Search of meanin (pencarian manusia akan makna) 


Kisah dengan merespon hal dengan kebebasan berpikir menolak untuk menyerah dan putus asa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sadtember

  aku merayu tubuhku  agar patuh segera pulang kepada doa - doa panjang  aku merayu tuhan untuk tetap mengelus tulang - belulangku hingga patah sampai kembali ke tanah.  doa tengah malam jangan menjauh meski bohong bolong ompong tak ada yang lebih sialan dari hiruk - pikuk dunia selain hilangnya doa - doa dan keyakinan yang kabur entah ke mana. tubuh tabah menengadah untuk teriakan paling sunyi  aku menjadi rimpuh dan mandi air tubuhku  soal segala rimpang yang tak rampung - rampung hening membuat malam semakin basah tumpah ruah riuh  oleh doa - doa yang sakit yang tak bisa lebih panjang dari isak sudah  telan sajalah !  dunia sudah sialan ingin mengumpat tetapi takut doa ditolak. Rasanya seperti ingin menyerah saja.

Berawal dari "Friendly", Berakhir Jadi Psikopat: Catatan Gelap dari Kasus UIN Suska Riau

Oleh: Wildan Salsabila Lubis Pagi-pagi buta hatiku tergerak untuk menulis kasus mahasiswa di UIN Suska Riau, kebetulan aku lagi di Riau. Sedari awal kasus ini hadir di publik, video kejadian beredar dimana-mana. Aku berusaha untuk menahan diri, teringat dulu pesan dari dosen kami, beliau dosen mantiq namanya ustad hidayatullah. Setiap mengakhiri sesi di kelas beliau selalu berpesan, sebagai akademisi atau peneliti, tahan-tahan dirimu untuk mengambil kesimpulan, sabar-sabarkan hatimu membaca fakta, karena pada akhirnya kebenaran selalu hadir diwaktu yang tepat. Aku rasa ini waktunya yang tepat untuk mengambil kesimpulan, kendatipun nanti menunggu keterangan dari dua pasangan ini.  Menelaah psikologi rehan yang jatuh cinta, anak yang introvert dapat afeksi, sebelumnya belum pernah dapat sensasi itu dari perempuan, ujungnya penolakan berubah jadi yandere, hilangnya rasionalitas. Belakangan ini, lini masa media sosialku cukup ramai dengan sebuah kasus yang sedang hangat dari UIN Suska ...

SEBUAH JEDA DARI WAKTU: Menghitung Amanah Usia dan Jejak Hikmah di Pertengahan Jalan

Di hari ini, di mana kalender mengulang kembali penanda lahirnya raga ini, hati seorang perasa seperti saya tidak hanya disergap kebahagiaan, melainkan oleh sebuah kontemplasi yang sunyi. Milad (ulang tahun) bukanlah sekadar perayaan ia adalah Piagam Audit Batin yang menuntut kita untuk berhenti sejenak, di tengah hiruk-pikuk hustle dan tuntutan akademis. Usia yang bertambah ini, dalam kacamata filosofis, bukanlah penambahan hak, melainkan penambahan Amanah. Amanah Waktu (Al-Waqt): Kita dihadapkan pada kenyataan pahit: waktu yang tersisa di dunia ini berkurang. Jika hidup adalah Safinatun Najah (Perahu Keselamatan), maka pertambahan usia adalah suara ombak yang mengingatkan kita untuk mengencangkan layar dan meluruskan niat. Setiap tahun yang berlalu adalah babak yang harus ditutup dengan husnul khatimah (penutup yang baik), bukan sekadar tumpukan kegagalan. Hikmah dalam Setiap Gagal dan Lelah: Perjalanan ini, sebagai perantau dan penuntut ilmu, telah mengajarkan saya bahwa hikmah seri...